Thursday, December 27, 2018
Monday, November 19, 2018
Kurikulum 2013 (K-13) adalah kurikulum yang berlaku dalam Sistem Pendidikan Indonesia. Kurikulum ini merupakan kurikulum tetap diterapkan oleh pemerintah untuk menggantikan Kurikulum-2006 (yang sering disebut sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) yang telah berlaku selama kurang lebih 6 tahun. Kurikulum 2013 masuk dalam masa percobaanya pada tahun 2013 dengan menjadikan beberapa sekolah menjadi sekolah rintisan.
Pada tahun ajaran 2013/2014, tepatnya sekitar pertengahan tahun 2013, Kurikulum
2013 diimpelementasikan secara terbatas pada sekolah perintis, yakni pada kelas
I dan IV untuk tingkat Sekolah Dasar, kelas VII untuk SMP, dan kelas X untuk
jenjang SMA/SMK, sedangkan pada tahun 2014, Kurikulum 2013 sudah diterapkan di
Kelas I, II, IV, dan V sedangkan untuk SMP Kelas VII dan VIII dan SMA Kelas X
dan XI. Jumlah sekolah yang menjadi sekolah perintis adalah sebanyak 6.326 sekolah
tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
Kurikulum 2013 memiliki empat aspek penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, aspek sikap, dan perilaku. Di dalam Kurikulum 2013, terutama di dalam materi pembelajaran terdapat materi yang dirampingkan dan materi yang ditambahkan. Materi yang dirampingkan terlihat ada di materi Bahasa Indonesia, IPS, PPKn, dsb., sedangkan materi yang ditambahkan adalah materi Matematika.
Materi pelajaran tersebut (terutama Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) disesuaikan dengan materi pembelajaran standar Internasional (seperti PISA dan TIMSS) sehingga pemerintah berharap dapat menyeimbangkan pendidikan di dalam negeri dengan pendidikan di luar negeri.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, nomor 60 tahun 2014 tanggal 11 Desember 2014, pelaksanaan Kurikulum 2013 dihentikan dan sekolah-sekolah untuk sementara kembali menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, kecuali bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang sudah melaksanakannya selama 3 (tiga) semester, satuan pendidikan usia dini, dan satuan pendidikan khusus. Penghentian tersebut bersifat sementara, paling lama sampai tahun pelajaran 2019/2020.
Dengan berlakunya kurikulum 2013 secara otomatis buku rapor mengalami perubahan seperti adanya penilaian berupad deskripsi. oleh karenanya guru kelas atau operator sekolah harus menyiapkan Aplikasi Rapot Kurikulum 2013 berbasis microsoft excel (vba).
Aplikasi Rapot Kurtilas Kelas 1
Aplikasi rapot Kurtilas Kelas 4
Friday, October 19, 2018
Sistem kalender
Thursday, December 21, 2017
Saturday, August 26, 2017
Tuesday, April 18, 2017
Thursday, March 9, 2017
Sunday, February 19, 2017
Saturday, February 11, 2017
Salam sejahtera gan, Alhamdulillah pada kali ini ane masih terus bisa berbagi ilmu, Pada kesempatan share kali ini ane akan bahas cara mengetahui jumlah data berdasarkan 2 kriteria dengan rumus fungsi logika SUMPRODUCT. Berikut aadalah langkah-langkahnya :
1. Buata tabel sperti di bawah ini
Angka pada kolom G5 merupakan hasil dari pencarian jumlah berdasarkan kedua kriteria yaitu Tanggal (kriteria 1) dan Nama Barang (kriteria 2). Data tersbut diambil dari tabel barang Kolom Tanggal (data 1) dan Nama Barang (data 1).
2. kemudian setelah tabel di atas sudah
dibikin silahkan ketik formula berikut ini ke kolom G5 =SUMPRODUCT((B4:B12=G3)*(C4:C12=G4)*(D4:D12))
Demikian share singkat, Selamat mencoba Semoga berhasil dan berkah
Contoh Aplikasi pencari data berdasakan kriteria tertentu Lihat Contoh file pencari data berdasarkan kriteria kemudian klik Get Link
atau unduh contoh file pencari data berdasarkan kriteria.



